Zstandard (Zstd): Kompresi Modern untuk Web dan Alasan Cloudflare Memilihnya
3 min read

Zstandard (Zstd): Kompresi Modern untuk Web dan Alasan Cloudflare Memilihnya

Zstandard, atau Zstd, adalah algoritma kompresi data modern yang dikembangkan oleh Facebook. Algoritma ini dirancang untuk memberikan kombinasi optimal antara kecepatan kompresi dan rasio kompresi yang tinggi. Di dunia web, Zstd semakin populer terutama di layanan CDN seperti Cloudflare karena kemampuan kompresinya yang efisien dan dukungan terhadap protokol web modern.


Apa itu Zstandard (Zstd)

  • Tujuan utama: Mengurangi ukuran data yang dikirim melalui jaringan tanpa mengorbankan kecepatan.

  • Keunggulan dibanding gzip:

    • Rasio kompresi lebih tinggi.
    • Proses kompresi dan dekompresi lebih cepat.
    • Mendukung streaming sehingga cocok untuk file besar atau konten dinamis.

Zstd bisa digunakan di berbagai konteks, termasuk:

  • File storage.
  • Backup.
  • HTTP response compression di web server atau CDN.

Content-Encoding dan HTTP

Di HTTP, Content-Encoding adalah header yang memberi tahu client (browser atau crawler) bagaimana data dikompresi. Contoh header:

Content-Type: application/xml
Content-Encoding: zstd

Artinya file XML dikompresi menggunakan Zstd dan client harus mendekompresnya sebelum membacanya.

  • gzip : Kompresi klasik, kompatibel luas.
  • br (Brotli) : Kompresi modern, efisien untuk web.
  • zstd : Sangat cepat, rasio tinggi, cocok untuk CDN dan file besar.

Perbandingan Zstd dengan Gzip

Fiturgzipzstd
Rasio kompresiSedangTinggi
Kecepatan kompresiCepatSangat cepat
Kecepatan dekompresiCepatLebih cepat
StreamingYaYa
Dukungan browserUniversalModern browser
Ideal untukWeb klasikWeb modern, CDN

Kompresi yang Didukung Browser Modern

Browser modern umumnya mendukung beberapa metode kompresi HTTP, antara lain:

Content-EncodingKeterangan
gzipKompresi klasik, kompatibel di semua browser
br (Brotli)Kompresi optimal untuk web, efisien untuk teks
zstdKompresi cepat dan efisien, didukung Chrome, Firefox, Edge, Opera
identityTidak dikompresi

Catatan: Safari dan beberapa browser lama mungkin belum mendukung Zstd, sehingga CDN biasanya menyediakan fallback ke gzip.


Mengapa Zstd Digunakan di Cloudflare

Cloudflare adalah Content Delivery Network (CDN) yang mendistribusikan konten ke server edge di seluruh dunia. Alasan utama Cloudflare menggunakan Zstd:

  1. Kecepatan tinggi: Proses kompresi dan dekompresi lebih cepat dibanding gzip, sehingga mengurangi latency.
  2. Rasio kompresi tinggi: Mengurangi ukuran transfer data, menghemat bandwidth dan meningkatkan performa situs.
  3. Streaming-friendly: Mendukung konten besar dan dinamis, cocok untuk video, feed, atau sitemap XML.
  4. Dukungan modern: Browser modern dan client mendukung Zstd, sehingga kompatibel untuk mayoritas user saat ini.

Dengan Zstd, Cloudflare bisa mempercepat pengiriman konten sambil tetap mengurangi konsumsi bandwidth.


Dampak bagi Pengguna dan Developer

  • Untuk developer, Zstd tidak perlu diaktifkan secara manual di Hugo atau static site generator lain; ini biasanya diatur di CDN (Cloudflare) atau web server.
  • Sitemap XML, file feed, CSS, JS, dan aset statis lainnya bisa dikompresi menggunakan Zstd oleh CDN, tetap dengan Content-Type yang benar (misal application/xml untuk sitemap).
  • Client modern akan otomatis mendekompresi file saat diterima.

Kesimpulan

Zstandard (Zstd) adalah algoritma kompresi modern yang memberikan kecepatan tinggi dan rasio kompresi lebih baik dibanding gzip. Cloudflare menggunakannya untuk mempercepat distribusi konten, mengurangi bandwidth, dan meningkatkan performa situs. Dengan dukungan browser modern, Zstd menjadi pilihan ideal untuk kompresi HTTP modern, termasuk file sitemap XML, feed RSS, dan aset statis lainnya.