Zstandard (Zstd): Kompresi Modern untuk Web dan Alasan Cloudflare Memilihnya
Zstandard, atau Zstd, adalah algoritma kompresi data modern yang dikembangkan oleh Facebook. Algoritma ini dirancang untuk memberikan kombinasi optimal antara kecepatan kompresi dan rasio kompresi yang tinggi. Di dunia web, Zstd semakin populer terutama di layanan CDN seperti Cloudflare karena kemampuan kompresinya yang efisien dan dukungan terhadap protokol web modern.
Apa itu Zstandard (Zstd)
Tujuan utama: Mengurangi ukuran data yang dikirim melalui jaringan tanpa mengorbankan kecepatan.
Keunggulan dibanding gzip:
- Rasio kompresi lebih tinggi.
- Proses kompresi dan dekompresi lebih cepat.
- Mendukung streaming sehingga cocok untuk file besar atau konten dinamis.
Zstd bisa digunakan di berbagai konteks, termasuk:
- File storage.
- Backup.
- HTTP response compression di web server atau CDN.
Content-Encoding dan HTTP
Di HTTP, Content-Encoding adalah header yang memberi tahu client (browser atau crawler) bagaimana data dikompresi. Contoh header:
Content-Type: application/xml
Content-Encoding: zstd
Artinya file XML dikompresi menggunakan Zstd dan client harus mendekompresnya sebelum membacanya.
gzip: Kompresi klasik, kompatibel luas.br(Brotli) : Kompresi modern, efisien untuk web.zstd: Sangat cepat, rasio tinggi, cocok untuk CDN dan file besar.
Perbandingan Zstd dengan Gzip
| Fitur | gzip | zstd |
|---|---|---|
| Rasio kompresi | Sedang | Tinggi |
| Kecepatan kompresi | Cepat | Sangat cepat |
| Kecepatan dekompresi | Cepat | Lebih cepat |
| Streaming | Ya | Ya |
| Dukungan browser | Universal | Modern browser |
| Ideal untuk | Web klasik | Web modern, CDN |
Kompresi yang Didukung Browser Modern
Browser modern umumnya mendukung beberapa metode kompresi HTTP, antara lain:
| Content-Encoding | Keterangan |
|---|---|
| gzip | Kompresi klasik, kompatibel di semua browser |
| br (Brotli) | Kompresi optimal untuk web, efisien untuk teks |
| zstd | Kompresi cepat dan efisien, didukung Chrome, Firefox, Edge, Opera |
| identity | Tidak dikompresi |
Catatan: Safari dan beberapa browser lama mungkin belum mendukung Zstd, sehingga CDN biasanya menyediakan fallback ke gzip.
Mengapa Zstd Digunakan di Cloudflare
Cloudflare adalah Content Delivery Network (CDN) yang mendistribusikan konten ke server edge di seluruh dunia. Alasan utama Cloudflare menggunakan Zstd:
- Kecepatan tinggi: Proses kompresi dan dekompresi lebih cepat dibanding gzip, sehingga mengurangi latency.
- Rasio kompresi tinggi: Mengurangi ukuran transfer data, menghemat bandwidth dan meningkatkan performa situs.
- Streaming-friendly: Mendukung konten besar dan dinamis, cocok untuk video, feed, atau sitemap XML.
- Dukungan modern: Browser modern dan client mendukung Zstd, sehingga kompatibel untuk mayoritas user saat ini.
Dengan Zstd, Cloudflare bisa mempercepat pengiriman konten sambil tetap mengurangi konsumsi bandwidth.
Dampak bagi Pengguna dan Developer
- Untuk developer, Zstd tidak perlu diaktifkan secara manual di Hugo atau static site generator lain; ini biasanya diatur di CDN (Cloudflare) atau web server.
- Sitemap XML, file feed, CSS, JS, dan aset statis lainnya bisa dikompresi menggunakan Zstd oleh CDN, tetap dengan
Content-Typeyang benar (misalapplication/xmluntuk sitemap). - Client modern akan otomatis mendekompresi file saat diterima.
Kesimpulan
Zstandard (Zstd) adalah algoritma kompresi modern yang memberikan kecepatan tinggi dan rasio kompresi lebih baik dibanding gzip. Cloudflare menggunakannya untuk mempercepat distribusi konten, mengurangi bandwidth, dan meningkatkan performa situs. Dengan dukungan browser modern, Zstd menjadi pilihan ideal untuk kompresi HTTP modern, termasuk file sitemap XML, feed RSS, dan aset statis lainnya.